Disini tak seperti kemarin
berhura - hura
jauh kaki bergayuh
sentuh angin kesana
temui harap
sementara tegar terbelenggu
mungkinkah yang "semoga-semoga" ini
menjadi suatu kesungguhan?
tulisan di pembuka hari ini.
ketika asa dan nyata menjadi suatu polemik dalam rasa. Bukan berati saya lemah "ko pagi-pagi udah menye-menye si?". Bukan.
Rasa punya definisi yang luas dari sekedar asumsi banyak orang pada awalnya.
saya g' berharap ini menjadi suatu kenyataan pada akhirnya, tapi saya juga tidak menolak klo ini akan menjadi nyata nanti. wait and see.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar