Sabtu, 17 November 2012

when he said...

Dear my blog..
may i have permission to tell my feeling now?
ini adalah blog pribadi, apapun bisa saya tulis dsini, right?
actually i need not any permission from anyone else, right?

tanggal 12 november kemarin, hari senin, saya dipanggil salah satu perusahaan konsultan aktuaria di jakarta buat seleksi jadi staff aktuaria disana. well, over all it was smooth and they said my presentasion was good.
(that is not my focus here, i will talk it later)
i went back to bandung on wednesday. and there was long weekend from thursday until monday.
but, do you know what? i didnt go anywhere. i just stayed at home. dvd-ing all the time.
pengen banget rasanya pergi ke suatu tempat jauh disana, suasana baru, dan refresh my mind after hard time lately. tapi apa daya, keuangan pun sekarat. udah mau mati, stadium 4, tunggu hitungan hari pun bakalan mati. imajinasi saya pun mendadak tumpul, kreatifitas g muncul. finally, saya habiskanlah long weekend ini di rumah.

hari ini ada undangan reuni tempat satu genk di TSM (trans studio mall), pengen banget rasanya ikut.
eits, tapi uang gak ada. hiks, sedih lagi. tapi Allah Maha Mendengar, mamah tiba-tiba ngasih uang. hehe.
alhamdulilah. dan saya pun (seharusnya) bisa ikut.
tapi gak jadi juga karena ada kesalahpahaman antara saya dan teman saya, yang akhirnya saya jadi gak ikut.
my boy dateng k rumah saya hari ini, dia ngajak saya ke ciwalk. saya mau, yah saya harap untuk sekedar mengobati rasa kesal saya karena tadi tidak jadi. tapi itu pun gagal.
karena apa?
karena sblm pergi saya makan sore bareng keluarga dia di restoran, dan ketika kita pamit untuk pergi ayahnya tidak memberikan izin pada kita untuk pergi. ditambah dengan ada perkataan yang membuat saya tersinggung.
so fvck damn dissapointed!!

ngliat orang-orang update status tentang liburan mereka, masuk ke alam bawah sadar saya membuat saya jadi panas, bosen memuncak, dan sensitif. selama perjalanan pulang lagi ke rumah hari ini, saya nangis. nyampe rumah, nangis lagi. langit pun turut bersedih malam ini, sejak sore hujan tak kunjung usai,
cewek emang jauh lebih sensitif dari cowok. dan saya yakin, suatu hari nanti ketika saya baca lagi tulisan saya ini, saya pasti akan tertawa geli melihat saya begitu cengengnya.
sebelum saya menyadari itu, saya nikmatin saja dulu ya, right?

suasana kaya gini membuat saya jadi flashback ke beberapa bulan terakhir. waktu itu juga saya nangis, knp?
karena ada pernyataan dari my boy yg secara tidak langsung menyindir saya dan keluarga.
sekarang pun saya menangis karena keluarganya.
sebelum saya menjalin hubungan pun, dy pernah buat saya menangis.
akhir-akhir ini saya merasakan hambar menjalin hubungan dengan dia. apa yang dia lakukan tidak membuat saya terkesan dan ada getaran-getaran lagi seperti sebelumnya, tapi bahkan cenderung membuat saya malas.
apa itu wajar dalam suatu hubungan? apa saya layak mempertahankan ini?

apa keluarga saya pernah buat salah? saya atas nama milofan's crew memohon maaf sebesar-besarnya jika kami banyak salah selama ini.
saya mungkin sering dihina, dianggap remeh, disudutkan, diacuhkan. tapi tidak di kemudian hari.
semua penghinaan itu hanya ada di masa lalu dan sekarang. tidak dengan masa depan.
masa depan itu milik saya.
saya harus sukses, dan akan saya beli mulut-mulut mereka yang menghinaku dan keluargaku.
akan saya jaga keluarga saya, mamah, bapak, lia, aa, ibu, aki. akan saya jaga mereka.
hidupku untuk mereka, kebahagiaan mereka adalah syarat perlu kesuksesanku.
ini adalah janji saya.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar